Sabtu, 20 Agustus 2016

#Syria #Frustrated #Sorry

Sudah lama saya menahan agar tidak menulis hal-hal yang berbau konflik timur tengah. Alasan nya simpel, biar yang ’ahli’ saja berbicara. Saya Siti Aisyah, 4 tahun (lebih) di jurusan Biologi mendalami Ekologi hewan, dengan tema penelitian burung pantai migran. Terlepas dari itu, konflik timur tengah adalah hal yang menyita perhatian dan selalu saya ingin tahu hal-hal yang berkaitan dengan negara konflik sejak duduk dibangku sekolah dasar. Well, let’s say I’m not majoring at International Relations hanya karna saya tidak mengambil kuliah di jalur tersebut, I admit it. Tapi, apa yang terjadi di timur tengah saat ini (bukan hanya saat ini saja –bahkan disaat Israel mulai menduduki Palestina secara membabi buta) has gone crazy ! Allah Yaakariim... Hasbunallah ni’mal wakil ni’mal maula wani’mannashir.

Mungkin saat ini saya menulis ini dalam keadaan frustasi mengikuti berita-berita terkait negara konflik, dengan minimnya informasi dari media tanah air plus diperparah dengan bumbu-bumbu propaganda (Honestly, I hate this word) yang menjadikan antara mana yang harus ’dibela’ dan ’dicaci’ semakin kabur.

Sampai saat ini yang membuat saya menulis hal diluar kemampuan saya (well let say kind of that), adalah segelintir orang yang terus melancarkan propaganda tersebut, amat sangat menyedihkan orang-orang itu di media sosial memiliki banyak pengikut dan di tambah lagi yang nulis ’penyesatan’ tersebut adalah yang berkutat di bidang itu. Entah lah apa yang mau dikata, oleh karena itu saya tidak hanya bisa diam dengan terus mengandalkan orang yang ’ahli’ untuk berbicara dan mengeluarkan opininya yang menggiring kepada penyesatan jama’ah ! di perparah dengan budaya umum orang Indonesia yang sama-sama kita tahu.

Disini saya tidak menyampaikan unek-unek kenapa pemimpin-pemimpin negara arab seakan terlihat begitu duduk anggun dan begitu menutup mata terhadap konflik Syria. Terserah apa mau dikata oleh kalangan ahli bahwa ini adalah konflik Sunni-Syiah, bahwa relawan di Syria itu adalah buatan Amerika. Terserah ! silahkan adu pendapat siang-malam.

Yang terkena dampak konflik itu siapa??
Apakah tubuh yang penuh darah itu juga rekaan?

Bisa saja kalian lampirkan statistik, data mana yang valid, rujukan siapa yang paling benar. Tapi yang jelas setiap penyerangan, pasti ada tubuh yang tak berdosa harus menanggungnya ! silahkan debat ini-itu dengan menampilkan kalian adalah para cendikiawan yang berhak ngomong, tapi terhadap anak yang umur 5 tahun dengan wajah shock seluruh tubuh penuh debu reruntuhan bangunan, penuh darah sana sini, kalian mau mengatakan apa??

Kenapa bagitu enteng membela pemimpin yang duduk di singgasana berdarah. Kepada mereka yang mengaku ahli dan kepada mereka yang diam atas tragedi ini, sampai anak dan keluarga kita yang mengalami hal yang sama, apa yang akan kita rasakan apa yang akan kita katakan?

Hewan mati atau krisis saja itu bisa jadi perdebatan dan harus diusut sampai tuntas dan tidak ingin lagi tragedi-tragedi hewan mati. Bagaimana dengan nyawa manusia? Masih debat data mana yang valid? Masih mau ngomong ini rekaan? Masih nggak bergeming dengan ribuan orang Syria menyebrangi Laut Mediterania menghindari perang?

Ndak usah berlagak kelompok ini lebih kita dukung dari kelompok yang lain. TAPI KENYATAANNYA DI SAAT KITA TERUS BERDEBAT HAL BODOH INI, TUBUH TAK BERDOSA SELALU JADI KORBAN. Jika mengaku ahli dan cakap dalam masalah ini stop debating this silly stuff, man !

Dari seluruh jutaan warga yang beragama, mungkin kita kurang mengetuk pintu langit, mungkin kita lalai dalam mendoakan mereka, sehingga mereka harus menanggung tragedi ini seolah tak hentinya. Percayalah sungguh tidak mengenakkan tidur di camp pengungsian, saya pernah merasakan tidur di lapangan dalam satu tenda berbagi dengan ratusan teman-teman biologi. Sungguh tidak mengenakkan. Untungnya hal itu hanya beberapa hari, tidak lebih 4 hari. Apa kabarnya dengan mereka yang tak mendapat kepastian sampai kapan harus berkutat dengan tragedi itu? sampai kapan camp pengungsian jadi tempat tinggal mereka?

Masih mau ngomong bahwa yang terjadi di Syria adalah hal yang wajar?
Masih mau memperdebatkan ini Sunni- ini Syiah?  (Hai, saat kalian perdebatkan hal itu. percayalah musuh-musuh nyata sudah bertepuk tangan)
Kasih saya satu alasan kenapa kalian mendukung Assad?


To All Syrian Children, I Am Sorry
Because of forgetting you in my Du’a
I’m guilty as I see your innocent face bloodied
I do not bomb your house, but it’s feel like I’m guilty
As I silent for the tragedy that you’ve witnessed, and I really sorry
We’re Ignoring you, kid
For tragedy, the world pretending that your life is ok !
I’m begging your pardon, we fail as a human.

Sabtu, 06 Agustus 2016

Peace Be Upon You #MaherZain #3rdAlbum #One

Bentar lagi Maher Zain konser di Indonesia kan ya?

ga tau udah berapa kali Maher ke Indonesia, yang jelas gw ga pernah datang ke konser Maher~ simpel karna yaa biasalah imbas tinggal di daerah Sumatera, apalagi Sumatera Barat.. yaa begituu :D


ngomongin album ke-3 Maher Zain, emang rada-rada beda dari dua album sebelumnya. I'm glad karna ada kemajuan di musik Maher Zain *Emang lo pengamat musik?* *Dasar sotoy*. ya secara dua album tersebut sama aja kelihatannya, baik dari segi musik dan tema (agak membosankan heee), tapi Alhamdulillah kekecewaan terhadap album ke-2 diobati dengan album ke-3 ini. Good job Maher Zain *yeay*


Lagu di Album ke-3 ini belum gw dengar semuanya tapi ada satu lagu yang amat sering gw putar yaitu PEACE BE UPON YOU. Pertama kali dengar lagu ini, gw berasa aman damai tenang dan yap lagunya ga ngebosanin walaupun diputar berkali-kali, liriknya juga mantap.



" when all my anger makes me blind, I remember you are a mercy for all mankind,
'Alayka Salla allah O Muhammad "



there's faith in my world
it comes back to your teachings and all your words
from your life I have learnt
to be patient and caring at every turn
the reason I'm strong
you're where I belong
in a world spinning out of control
the reason for my pride
you are my guide
and I will always follow your way
your way, your way, oh !

'Alayka Salla Allah O Muhammad
peace and blessings on you every day
'Alayka Salla Allah O Muhammad
you are inspire me in every way
I promise that wherever I go
whenever I pray
I'll be sending you praise
with the words that I say
Rasulallah, O Muhammad
peace and blessings on you every day

there's light in my heart
helps me find my way back when I've gone too far
when all my anger makes me blinde
I remember you are mercy for mankind
the reason I forgive as long as I live
in a world spinning out of control
the reason I love, I'll never give up
and I will always follo your way
your way, your way, oh !

I kow the only thing I want from this life
and it's to follow your footsteps to paradise
so that's the way I'm going to spend all my time
yes I swear, by Allah I swar !

'Alayka Salla Allah O Muhammad
peace and blessings on you every day
'Alayka Salla Allah O Muhammad
you are inspire me in every way
I promise that wherever I go
whenever I pray
I'll be sending you praise
with the words that I say
Rasulallah, O Muhammad
peace and blessings on you every day

Jumat, 05 Agustus 2016

IELTS: Daftar Les


Assalamu’alaikum,

Lama gak nulis disini, gimana pada kangen kan?? (kengen.. kangen pala lu, yang mampir pun tak ada)

Banyak yang telah berubah sejak postingan terakhir, baik dari segi keuangan maupun dari segi hati. Dari segi keuangan, gw sekarang udah megang uang sendirii lalala yayaya~ tapi sekejap habis buat les IELTS. Dari segi hati, yaaww gausah diceritakan karna di bulan syawal, banyaaak yang baralek yaaahhh *ah syudah lah jangan diceritakan*  *emang lo mau baralek juga??*
jadi ya begitulah 30 Juli kemarin gw daftar les IELTS, dan Senin ini test placement level nya. Dimana kalau hasil test 5 kebawah itu di level 1 dan level 2 nya buat 6 keatas. Dengan kemampuan listening, reading, writing, dan speaking yang masih centang perenang, ya udah bisa ditebak gw di level 1. *ngenes*

semoga gw sadar dengan apa yang telah dikeluarkan ini, berhenti ngeluh dan menunda-nunda apa yang harus dikerjakan. Ya inti nya berubah ke arah yang lebih baik.

Dengan tulisan ini juga gw ga lupa, bahwa dalam perjuangan 2 bulan les IELTS ini gw numpang hahhaa nebeng di kostan Vina dan Zicka. Semoga Allah balas dengan beribu-ribu kebaikan, Aamiin

Sekian tulisan kali ini,

Lagi nunggu hujan berhenti, niat hati mau ke kampus.
Padang, 1 agustus 2016



Kamis, 09 Juni 2016

TENTANG, yaa begitulah..


Ketika buka folder di laptop, gw menemukan ini hahahaa.. waktu itu iri lihat teman wisuda duluan padahal kita seminar proposalnya bareng ada juga yang kita duluan seminar proposal eh malah mereka yang wisuda duluan. Jadi waktu itu beta galau akut mamaaaaa  hahaha


************
Ti…
Karena pencapaian tak hanya sebatas Toga, tidak usah berkecil hati melihat mereka yang lebih dahulu mendapatkanya,
Karena pencapaian tak hanya sebatas skripsi selesai, jangan risaukan hal ini ! jangan pernah..

Ti...
Terbiasakanlah melihat makna didalam setiap kejadian, bukan meratapinya. Sungguh Allah tidak suka hal yang demikian..
Kenapa merasa kecil.. hanya lantaran skripsi tak kunjung kelar, hanya lantaran mereka sumringah mengenakan toga. Mengapa harus merasa kecil??
Percayalah, hidup bukan hanya sekedar itu !

Ti..
Bersyukurlah Allah panggil kamu lebih dalam, lebih dalam.. dalam dan dalam lagi, sehingga kamu sadar bahwa tidak ada yang maha kuasa selain Dia.
Bersyukurlah Allah undang kamu, untuk mengenal amalan-amalan yang Dia cintai. Karena kita tidak tau kapan malaikat akan datang mencabut nyawamu, bisa saja ketika kamu sedang sibuk berbahagia tralala trililii santai bahwa skripsi selesai lalu pikiran mu sibuk berbunga-bunga menunggu wisuda, hari wisuda datang, lalu malamnya.. ah siapa tau itu hari terakhirmu, lalu apa?? Yang tadinya kamu hanya berleha-leha dengan kesenangan gembira, shalat berleha-leha, baca al-qur’an tidak ada, dzikir menguap begitu saja. Ah sungguh tak berguna sekali toga kebanggaan mu itu di depan malaikat Izrail...

Ti..
Mudah amat sangat mudah bagi Allah membuatmu hari ini bertoga, tapi saat ini bukan itu yang Allah inginkan. Dia ingin kamu mengenal Rabb semesta alam ini. Amaaaat sangat mudah bagi Allah menjadikan kamu  wisuda di Agustus ini, amaaat sangat mudah bagi Allah ketika itu juga kamu ikut sidang bersama-sama teman yang lain, tapi tidak... Allah punya jalan lain untukmu, jalan yang kebanyakan orang memaki-maki mencela.. Allah putuskan ini untukmu, Allah pilihkan jalan ini untukmu, karena apa?? Allah sangat sayang padamu, sejak disaat kamu belum berbentuk apa-apa dalam perut ibumu, Allah hanya menginginkan kebaikan untuk hidupmu. Allah yang lebih tau kebaikan untuk mu, dan Dia hanya menginginkan itu..

Ti..
Kamu tau apa??  Pernah rasakan tidak sayang Allah itu bagaimana??
Kamu lihatkan bayi.. ya bayi, sebegitu saayaaangnyaa sang Ibu kepada bayi. Percaya lah kasih sayang dan kebaikan Allah lebih dari kasih sayang si ibu terhadap bayinya. Kamu rasakan tidak??
Jika jawaban mu adalah Tidak. Maka bersyukurlah Allah undang kamu mengenal sang Arrahman Arrahim. Lewat ketidakberdayaan mu hari ini, lewat gundah gulana mu hari ini, lewat sedih hati mu ini melihat mereka sebentar lagi wisuda.. Allah sedang mengajari mu, maka bukalah matamu, hati mu pikiran mu...

Ti...
Jangan sampai Toga yang mereka dapatkan, membuatmu kecil.. membuatmu buta atas kekuasaan Allah, haaahaahaa.. percayalah hidup tidak hanya sebatas itu !

Iyaa.. tapi ini lamaa, lamaa sekalii.. bagaimana dengan orang tuaku yang terus menanyakan??
Sungguh ini tidak lama... percayalah Allah akan gantikan 2, 3, 4 bulan, bahkan 1 tahun yang hilang darimu, Allah gantikan semua itu. Lalu tanyakanlah kembali baik-baik pada orang tua mu, apakah menginginkan anaknya segera wisuda atau rajin menghadap Allah (rajin ke masjid, rajin dhuha, rajin tahajud, rajin baca Alqur’an, rajin dzkir)??
Percayalah.. orang tuamu akan bangga jika kamu rajin menghadap Allah, itu lebih dari segera wisuda bagi beliau, tanyakan itu kalau kamu tidak percaya !

Yaa sih kalau boleh dua-duanya (si titi menjawab dalam hati)
Waah mantap bener dah itu kalau dua duanya..

Tapi Percayalaah.. dari yang sudah kompre, mendapatkan toga, wisuda sebentar lagi... mereka hanya sibuk berbahagiaaa, hanya sibuk itu. Tanyakan pada mereka, berapa kali ke masjid setelah selesai kompre?? Dalam seminggu dhuhanya berapa kali?? Dalam seminggu tahajud berapa kali?? Dzikirnya?? Sedekahnyaaa?? Rawatibnya?
Tanyakaan itu pada mereka, tanyakaaan !


Ti...
Jarang sungguh jarang sekali orang dalam keadaan dia bahagia mengingat Allah, sungguh jarang. Bahkan mereka lupa. Jika susah.. wah mereka mencari-carii Allah. Maka bersyukurlah kamu.. bersyukurlah...

Ti..
Ahh sudahlah, ga usah risau. Berbaik sangka aja sama Allah.. sudah tu kelar deh semua urusan ini. Kamu punya keinginan apa??
Gaji 230 juta/bulan.. ke Inggris, mau umrah dulu sama keluarga lalu berangkat ke Inggris, Allah kasih... mudah bagi Allah itu, minta tu sekalian yang gede sama Allah jangan hanya minta Toga, wisuda.
Nih ya, Allah kuasa menciptakan galaksi.. bintang gemintang, bumi dan segala isi yang terkandung di dunia ini. Masa’  menceplokin Toga ke kepala kamu lalu wisuda, allah ga bisa??

Iyaa.. tapi kok ya orang itu duluan dari saya?? (si titi membatin ga jelas lagi)
Nah itu tuh.. pikiranmu, di kasih cobaan dikit aja. Sudah merasa dunia mau kiamat, sudah menutup mata dari kebesaran dan kekuasaan Allah. Nih jangan semena-mena memikir... bisa jadi kesenangan yang Allah kasih itu adalah ujian, nah bisa jadi juga cobaan yang kamu terima saat ini untuk menaikkan derajat kamu! udah mikir gitu aja, ga usah mikir yang lain.

Sabar aja di perbanyak, rasakan ni’mat nya berzikir itu.
Allah aja sabar nunggu kamu untuk shalat dan memohon. Nih pikir lagi, udah hidup 22 tahun dan sejak kamu akil baligh, berapa shalat yang ditinggalkan, berapa kali mendongkol sama Allah, berapa waktu yang udah kamu habiskan untuk mengingat Allah.. ahh itu waktu lebih banyak dihabiskan untuk hal-hal yang ga jelas kan??

Maunya minta langsung di kabulkan. Giliran disuruh nunggu sabar SEBENTAR saja.. ahh malaah teriak-teriak mana Allah mana Allah, bilang Allah ini.. bilang hidup ini sial, bilang Allah itu lah, emang kamu siapa??

Sabar, dzikir di perbanyak, shalat tepat waktu, sedekah semampu kamu, dhuha tahajud, rawatib, baca al-qur’an, dan sabar lagi. InsyaAllah.. InsyaAllah Allah kasih kamu punya permintaan apa saja. Kenali lah Rabbmu, sandarkan keyakinan pada tuhan semesta alam. Ketika kamu sudah sampai pada taraf yang demikian, aahh lancar deh ... Allah bawa kamu pelisir ke Spanyol, Turki, Belanda, Islandia, dan merasakan damai tentramnya Mekah Madinah.

Ti..
Karena hidup ga hanya sebatas kita mendapatkan ini itu duluan, tapi hidup adalah tentang bagaimana kita memaknai dalam setiap kejadian-kejadian lalu kita sampai ke taraf mengenal Allah.

Ti..
Yaudah deh itu aja buat lo, kalau sampai hanya datang pada Allah saat susah begini. Lo mati aja sekalian... susah bener hidup lo dikasih cobaan dikit aja, meronta-ronta ga jelas. Lo tu ya, udah tau juga minus 7.. ngasah kemampuan melihat makna disetiap kejadian juga ga mau.

Nih kata Ust Yusuf Mansur begini nih: kalau pada Allah semuanya disandarkan, gagalnya kita tidak kecewa, berhasilnya kita tidak berbangga diri.


Padang, 12:48  30 Agustus 2015 

Kenapa Biologi

9 30 2014 6:06 PM
Padang

Kali ini gw mau cerita tentang kenapa sampai di Biologi,

Oh ya tadi tu gw baru selesai (LAGI) nonton Taare Zameen Par, tau kan film nya?? Wah itu film berhasil menguras air mata, udah berkali-kali nonton tetap aja pake air mata.

Yaahh.. kalo ditanya film favorit gw apa? Sejenis kayak gitu lah, film yang mendidik, yang memberikan makna (tapi tolong dicatat di garis bawahi, di block, bahwa yang nulis ini ga pencinta film india, tp kalo kayak film diatas okee lah).

Sebelum masuk di Biologi, gw udah kepikiran mau kerja gimana, yang seperti apa. Tapi emang gw ga pernah cerita kesiapapun, memang hanya Allah yang tau. Pengen banget gabung sama-sama orang yang ”beda dari kita”, gw pengen banget bisa hidup diantara mereka, berbagi kisah dengan mereka, melihat hidup dari sudut pandang mereka.

Kalo bahasa lainnya itu ”special need”, kebetulan juga gw baca blog Nadhira Arini, dia itu kerja dibagian tersebut. Kadang ya gw kepikiran aja, kenapa ga lanjutin keinginan tersebut.

Nah lantaran itulah gw mau ngambil Jurusan Biologi, karena ada hubungan nya ke bagian syndrom, rencananya ngambil tugas akhir di Genetika. Gw mau meneliti tentang syndrom. Syndrom apapun itu.. gw mau teliti, pasti ada makna terhadap mereka yang menjalani hidup dalam kondisi abnormal tersebut, gw pengen banget berbagi dengan mereka lewat penelitian tersebut.

Tapi karena ya terpaut nilai, nilai genetika beta cuman B- pupuslah harapan ga jadi ngambil tugas akhir di Genetika.
Apaa yaa.. gw kadang iri ngeliat orang yang bisa berbagi dengan mereka. Ga tau kapan mimpi ini bisa dilanjutin, ga tau kapan bisa berbagi kisah dengan mereka. Yang jelas gw di Biologi tujuan awal emang di Genetika, tapi ya itulah segala nya dinilai dengan nilai yang ada di KHS jadi deh nggak bisa penelitan disana.

Ok bye bye ! sekian kisah Siti Aisyah kenapa HARUS BIOLOGI !

 =====


Salaam... dan sekarang telah sarjana, Alhamdulillah... iya emang sih ga di bidang genetika, ndk apaapalah. 

6 april 2016

Mimpi ini membuat ku resah, tak nyaman dan selalu membebani.

Kadang aku tak mampu lagi

Dalam shalat ku mengadu kepada Sang maha memiliki

Dalam shalat ku terisak-isak,

Meminta petunjuk apa yang harus ku lakukan terhadap mimpi ini.

Jujur ini sangat membebani,

Kau pikir mimpi besar itu enak?

Well i’m saying NO

Aku tak ingin terus menggenggam mimpi ini,

Ya aku ingin lepas kan nya,

Agar ini menjadi  nyata.

AKU TAK INGIN MENGGENGGAM MIMPI INI TERUS MENERUS


BERGEMBIRALAH ORANG YANG MAMPU MEMILIH


Bergembiralah orang yang mampu memilih, ya bukan dipaksa untuk memilih...

Sampai detik ini saya merasakan takjub terhadap orang yang mampu memilih jalan hidupnya atas keinginan mereka sendiri, maksudnya disini adalah mampu menghadapi cemoohan, hinaan, tahan terhadap penilaian miring orang lain dan mampu bertahan atas apa yang mereka inginkan, mampu meyakinkan diri sendiri jalan yang mereka pilih adalah jalan yang terbaik dalam versi mereka.

            Penilaian miring, baik itu datang dari luar maupun dari dalam. Dari luar seperti tetangga, teman disekolah, teman dikampus atau siapapun yang bukan dari keluarga. Dari dalam, ya itu tadi.. keluarga. Penilaian miring bisa saja dari berbagai macam bentuk, seperti dukungan yang diberikan berupa mencecoki bahwa pilihan yang mereka ambil adalah salah alih-alih memberikan pendapat dan pandangan bahwa ada jalan yang lebih bagus untuk dipilih. Bisa juga dalam mematikan karakter diri, ya memang tidak secara spontan.. tapi perlahan, hingga karakter dan kepercayaan diri yang dimiliki runtuh dengan sendirinya, lalu apalagi yang berguna dalam hidup setelah pertahanan diri itu runtuh, bagaikan mayat berjalan.. begitulah saya memandang hal ini. Sungguh menyesakkan jika harus hidup dalam keadaan seperti itu. kita memang tidak mampu dan tidak akan pernah mampu untuk membuat semua orang bahagia, bahkan dalam kenyataan lebih buruk... mengapa tidak kita bisa buat dari ini senang dengan apa yang kita pilih, maksud saya adalah senang dengan apa adanya diri sendiri, ini lah saya (percayalah dalam tahap ini, sulit mengatakannya, karena begitu banyak yang mencecoki that something wrong is something right ! honestly, for god sake I hate this)

            Adalah tembok besar yang harus dipindahkan alih-alih berusaha untuk menghancurkan, ketika menjalani pilihan dimana orang disekitar kita lebih memiliki penilaian miring, sementara pilihan itu adalah pilihan yang membuat kamu nyaman dengan dirimu sendiri, atau siapa yang mau untuk terus hidup menjalani keinginan orang lain??

            Seperti itulah salah satu bentuk pembunuhan karakter; menyesakkan mereka dengan pilihan yang mereka tidak suka, menjalani hidup hanya untuk memenuhi pendapat-pendapat yang disangkakan benar sementara pilihan yang diinginkan terkubur seiring hilangnya kepercayaan diri, sungguh disana tidak ada kesempatan untuk membuktikan diri bahwa yang dia pilih adalah yang mampu untuk membuat dia jadi lebih baik dalam versi dia dalam bentuk yang terbaik yang dia keluarkan dari dalam dirinya, the best part that she have and she can do.

            So here I’m so thankful to the people who live the way that they choose and proof they can be the best in their version and I’m glad to read their story.

“…. di Pulau Solomon, ketika masyarakat ingin membuat ladang... mereka tidak menebang pohon. mereka akan mengelilingi pohon tersebut, terus menyumpahinya dan mengutuknya.. dalam beberapa hari, pohon-pohon itu layu dan mati dengan sendirinya”

"Compromise where you can, and where you can’t, don’t. Even if everyone is telling you that something wrong is something right, even if the whole world is telling you to move. It is your duty to plant yourself like a tree, look them in the eye and say, no. You move"


Guguak Randah, 30 Mei 2016